Minggu, 18 Desember 2016

Bocah Pembantu Mama - Peter Bagge


 Hadirin, perkenalkan, inilah keluarga Bradley! Ada Buddy yang kalem-kalem pemalas. Ada Babs yang ingin jadi imut-imut gaul. Ada Butch yang terobsesi dengan perang-perangan. Mereka adalah anak seorang veteran perang dan ibu rumah tangga.

"Bocah Pembantu Mama" adalah salah satu komik Peter Bagge tentang sebuah keluarga jeprut yang diceritakan secara hiperbolis. Kalau kamu pernah baca atau nonton The Simpsons, kamu bakal menemukan kesamaan. Tapi, keluarga Bradley lebih brutal, dalam arti yang lucu. Komik ini diterjemahkan dari "Mother's Little Helpers", dalam The Bradleys, diterbitkan oleh Fantagraphics Books, 2004. Inilah komiknya (klik pada gambar untuk melihat ukuran lebih besar):
Hlm. 1
Hlm. 2
Hlm. 3
Hlm. 4
Hlm. 5
Hlm. 6

Tentang Komikus:
Peter Bagge adalah komikus Amerika yang mulai berkarir secara profesional pada tahun '80an. Dia digolongkan ke dalam kategori komikus alternatif karena karyanya yang bersifat keseharian. Di dalam karyanya banyak sekali digambarkan pemuda kelas menengah Amerika. Salah satu karyatamanya adalah serial berjudul Hate yang dianggap menggambarkan kota Seattle pada tahun '90an, termasuk skena Grunge.

Senin, 12 Desember 2016

Pengalaman Jack Kerouac Bersama Komik - Adrian Tomine

 
Pengalaman akan berpengaruh pada perkembangan diri kita, terutama pengalaman masa kecil. "Pengalaman Jack Kerouac Bersama Komik" adalah komik Adrian Tomine tentang salah seorang punggawa Beat Generation, suatu gerakan sastra di Amerika tahun '60an. Jack Kerouac sendiri terkenal karena "On The Road", sebuah novel yang menggambarkan perjalanannya keliling Amerika. Komik ini diterjemahkan dari "Kerouac's Life With Comic" dalam 32 Stories: The Complete Optic Nerve mini-comic, terbitan Drawn and Quarterly Publication, tahun 2008. Inilah komiknya (klik pada gambar untuk melihat ukuran besarnya):
Halaman 1
Halaman 2

Tentang Komikus:
Adrian Tomine adalah komikus turunan Jepang-Amerika. Dia memulai karirnya sebagai komikus dengan menerbitkan komik-komik pendek dalam serial Optic Nerve pada tahun '80an akhir. Selain komik, dia juga membuat ilustrasi. Salah satunya, untuk majalah New Yorker.

Jumat, 02 Desember 2016

Jam Dua Pagi - Adrian Tomine

 
Pernahkah kamu ketemu lagi dengan orang yang pernah kamu keceng waktu dulu setelah sekian lama? Dan baru saat reuni itulah kamu punya kesempatan untuk ngobrol lebih panjang? "Jam Dua Pagi" dengan sangat manis dan romantis mengisahkannya.

"Jam Dua Pagi" adalah salah satu komik Adrian Tomine yang dikumpulkan dalam 32 Stories: The Complete Optic Nerve mini-comic, terbitan Drawn and Quarterly Publication, tahun 2008. Inilah komiknya (klik pada gambar untuk melihat ukuran besarnya):

Halaman 1
Halaman 2
Halaman 3

Tentang Komikus:
Adrian Tomine adalah komikus turunan Jepang-Amerika. Dia memulai karirnya sebagai komikus dengan menerbitkan komik-komik pendek dalam serial Optic Nerve pada tahun '80an akhir. Selain komik, dia juga membuat ilustrasi. Salah satunya, untuk majalah New Yorker.

Kamis, 13 Oktober 2016

Amy Adalah Seorang Pengasuh - Gabrielle Bell

"Dia tidak bahagia. Pada umurnya yang kesembilan belas dia sinis dan punya banyak mimpi yang tak masuk akal."
"Dia tidak bahagia tapi dia mencurahkan segalanya demi anak-anak, dan tak pernah kehabisan kesabaran kalau bersama mereka."

"Amy Adalah Seorang Pengasuh" adalah komik tiga halaman karya Gabrielle Bell. Isinya adalah kisah seorang pengasuh muda yang disajikan dengan watados (deadpan) sehingga kegetirannya menjadi sangat mencolok. Komik ini diterjemahkan dari "Amy Was A Babysitter" yang terdapat dalam kumpulan When I'm Old and Other Stories, diterbitkan oleh Alternative Comics pada tahun 2003. Inilah dia (klik pada gambar untuk melihat ukuran yang lebih besar):
Hlm. 1
Hlm. 2
Hlm. 3


Tentang Komikus:
Gabrielle Bell adalah seorang komikus berkebangsaan ganda (Amerika dan Inggris) yang mulai aktif membuat komik sejak tahun '90an. Komiknya, "Cecil and Jordan in New York", pernah diadaptasi ke dalam film oleh Michel Gondry dengan judul "Interior Design". Film ini ada di dalam film omnibus Tokyo.

Rabu, 24 Agustus 2016

Ayo Kuntit Dia - Peter Bagge


"Kalau kamu lagi bosan dan nyari kesibukan, coba deh mainin permainan yang namanya 'Kuntit Si Dungu'."

"Ayo Kuntit Dia!" adalah komik dua halaman karya Peter Bagge yang berisi ejekan terhadap orang-orang yang dianggap payah. Komik ini diterjemahkan dari "Let's Follow Him!" yang diterbitkan dalam Junior and Other Loser oleh Fantagraphics Books pada tahun 1990. Inilah komiknya (klik pada gambar untuk melihat ukuran lebih besar):

Hlm. 1
Hlm. 2

Tentang Komikus:
Peter Bagge adalah komikus Amerika yang mulai berkarir secara profesional pada tahun '80an. Dia digolongkan ke dalam kategori komikus alternatif karena karyanya yang bersifat keseharian. Di dalam karyanya banyak sekali digambarkan pemuda kelas menengah Amerika. Salah satu karyatamanya adalah serial berjudul Hate yang dianggap menggambarkan kota Seattle pada tahun '90an, termasuk skena Grunge.

sumber gambar: wikipedia

Selasa, 26 Juli 2016

Menunggu - Osamu Dazai


"Aku tak suka orang-orang! Lebih tepatnya, mereka membuatku takut. Berhadapan dengan seseorang, mengatakan hal yang sebenarnya tak kuinginkan, seperti “apa kabar?” atau “udaranya makin dingin, ya?”—ngomong cuma asal ngomong belaka. Aku benci itu."
 
"Menunggu" adalah cerpen Osamu Dazai yang berisi monolog seseorang yang tiap hari menunggu entah siapa di depan suatu stasiun. Cerpen ini berlatarkan masa Jepang terlibat dalam pelbagai perang pada tahun '40an.

Klik tautan berikut untuk mengunduh cerpen ini:

dalam format .pdf: Menunggu - Osamu Dazai [PDF]
dalam format .html: Menunggu - Osamu Dazai [HTML]


Tentang Penulis
 
Osamu Dazai adalah seorang penulis Jepang yang digolongkan ke dalam gerakan Buraiha. Gerakan sastra ini dicirikan oleh tokoh-tokoh antihero yang mengalami krisis identitas dan tanpa arah. Judul karyatama Osamu Dazai menggambarkan kecenderungan ini: No Longer Human atau kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Bukan Manusia Lagi.

Senin, 18 Juli 2016

Tidur = Mubazir - Adrian Tomine




Pernah gak sih kamu ngerasa waktu terjagamu gak cukup untuk mengerjakan ini-itu yang ingin kamu kerjakan? "Tidur = Mubazir" membahas soal-soal itu.

"Tidur = Mubazir" adalah salah satu komik Adrian Tomine yang dikumpulkan dalam 32 Stories: The Complete Optic Nerve mini-comic, terbitan Drawn and Quarterly Publication, tahun 2008. Inilah komiknya (klik pada gambar untuk melihat ukuran besarnya):

Hlm. 1

Hlm. 2
Hlm. 3

Hlm. 4

Sampul antologi yang memuat "Tidur = Mubazir"



Tentang Komikus:
Adrian Tomine adalah komikus turunan Jepang-Amerika. Dia memulai karirnya sebagai komikus dengan menerbitkan komik-komik pendek dalam serial Optic Nerve pada tahun '80an akhir. Selain komik, dia juga membuat ilustrasi. Salah satunya, untuk majalah New Yorker.

Adrian Tomine

Minggu, 17 Juli 2016

Salam Pembuka

Selamat datang di TerjemahAl!

TerjemahAl adalah blog yang diniatkan untuk menerbitkan terjemahan-terjemahan pribadi saya atas komik, sastra, dan subtitel film yang menarik. Terjemahan yang diterbitkan di sini dipilih secara manasuka yang semoga Anda juga suka. Setidak-tidaknya TerjemahAl adalah wadah bagi saya untuk terus berlatih menerjemahkan. Untuk saat ini (Juli 2016), saya hanya menerjemahkan dari bahasa Inggris. Kelak akan ada terjemahan-terjemahan dari bahasa lainnya.

Penafian!
Hak cipta atas semua karya yang terjemahannya diterbitkan di sini dipegang oleh masing-masing kreatornya. Saya tidak memegang hak cipta atas karya-karya tersebut. Penerbitannya di TerjemahAl diniatkan untuk konsumsi non-komersial. Jika Anda tidak setuju terjemahan Bahasa Indonesia karya Anda diterbitkan di sini, silakan kontak almukhlishiddin@gmail.com. Saya akan menariknya dari penerbitan. Terima kasih.

Welcome to TerjemahAl!

TerjemahAl is a blog intended to publish my private translations on interesting comics, literatures, and film subtitles. All translated works published here are choosen arbitrarily and I hope you like it too. At least, TerjemahAl is a place for me to train my translation skill. As for now (July 2016), i just translate from English. In the future there will be Indonesian translation from other languages.

Disclaimer!
Copyrights of all translated works published here licensed to the respective creators. I don't have the copyrights of those works. Their publications in TerjemahAl are intended only for non-commercial consumption. If you object Indonesian translation of your works published here, please contact me at almukhlishiddin@gmail.com. I will remove it from here. Thank you.